Kutipan Dari Majalah OBOR : Pemenang Tanda Kasih Dari RAPTIM

Haleluya…..!

Ini suara yang keluar dari mulut para murid saat melihat makam Yesus telah kosong. Sebuah kata yang awalnya tak bermakna, hanya sekadar celoteh akibat lidah yang kelu untuk mengekspresikan pengalaman luar biasa dari orang yang sedang keheranan dan kebingungan, “…Halleluya, halleluya…!”

Kata yang sama juga keluar dari mulut seorang ibu prodiakon dari Paroki St. Maria, Tangerang, Banten, ketika tanpa diduga ditelepon oleh Mgr. Agustinus Agus secara langsung dari Griya OBOR, tempat berlangsungnya pengundian Tanda Kasih, Jumat 22 Juli, tahun yang lalu.

Sebagai Ketua Perkumpulan Rohani OBOR, Mgr. Agustinus Agus ingin memberitahukan bahwa Ibu Lenny Effendi mendapat tanda kasih utama, program Berziarah Bersama Ziarah Batin dan Raptim, yaitu paket perjalanan ziarah ke Eropa senilai total US$ 5.500. Tak ada kata yang lebih pantas, yang spontan keluar dari hatinya pada saat itu, selain “haleluya, pujilah Tuhan…!”

Perasaan senada juga dirasakan oleh Ibu Roida Fetra Nainggolan,umat Paroki St. Stefanus, Talangbetutu, Palembang, Sumatera Selatan,yang mendapat tanda kasih kedua berupa paket perjalanan ziarah ke Tanah Suci senilai total US$ 4.500. Kabar gembira ini diterimanya melalui suami tercinta, yang ditelepon langsung oleh Mgr. Michael C. Angkur ODM. Selain mereka berdua, masih ada 26 orang lainnya yang hatinya berbunga-buanga karena mendapat berbagai tanda kasih dari Ziarah Batin.

Sekadar mimpikah ini? Atau mungkin hanya sekadar taktik promosi dagang? Jangan-jangan ini hanya penipuan? Wajar kalau praduga negative semacam ini muncul dari banyak kalangan selama beberapa bulan sebelum tanggal 22 Juli 2011. Apakah mungkin membeli sebuah renungan harian dapat mengantarkan seseorang untuk berziarah secara nyata?

Bagi orang beriman tak ada hal yang mustahil. Apalagi kalau iman yang kokoh dibarengi usaha yang penuh semangat dan penuh dedikasi. Ini yang menjadi latar belakang “kenekatan” OBOR saat menggagaskan program tanda kasih pada pertengahan tahun 2010, saat menyiapkan Ziarah Batin 2011.

Melalui Ziarah Batin, OBOR ingin mengajak banyak orang mencintai Sabda Allah dalam hidup sehari-hari. Refleksi alkitabiah dan renungan sederhana di dalamnya harus menjadi “suluh”, “obor”, yang mendampingi dan mengantar orang untuk semakin dekat dengan Allah dalam penziarahan rohani hidupnya.

Pada sisi lain, ada PT Raptim Indonesia, sebuah biro perjalanan milik KWI, yang sesuai kekhasan tugas perutusannya, telah lebih dari 40 tahun mengantar umat untuk semakin dekat dengan Allah dalam penziarahan secara nyata ke tempat-tempat penting dalam sejarah perkembangan iman Kristiani.

Ketika dua tugas perutusan disinergikan, bukakah hasilnya akan semakin positif? Dan semuanya dengan tujuan yang sama, “membawa umat untuk semakin dekat dengan Allah”, baik secara rohani maupun secara jasmani. Maka pada penerbitan Ziarah Batin 2012 ini, kedua lembaga milik KWI ini kembali bekerja sama untuk bisa memberangkatkan 2 pencinta Ziarah Batin ke tempat ziarah di luar negeri.

OBOR sebagai lembaga milik KWI, milik Gereja Katolik Indonesia, ingin memberikan yang terbaik dengan mempersembahkan Ziarah Batin 2012 ini bagi Anda semua, para pencinta Sabda Kehidupan, agar penziarahan hidup kita semakin sempurna dan semakin mendekatkan kita dengan-Nya.

Rm. Agustinus Surianto Himawan Pr
Direktur Penerbit OBOR

Beri komentar:

Email anda tidak akan ditampilkan. Kotak dengan tanda (*) wajib diisi

*


− one = 8