Daya Tarik Negeri Jiran

Malaysia adalah salah satu negera tetangga terdekat dengan Indonesia. Penduduknya yang mayoritas suku Melayu menjadikan Malaysia seperti bersaudara dengan penduduk asli Indonesia. Negara federasi bekas jajahan Inggris ini terdiri atas 13 negara bagian, dengan ibukota Kuala Lumpur. Meskipun tidak sekaya Indonesia, Malaysia juga memiliki daya tarik wisata yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Berikut ini adalah tiga destinasi wisata favorit di negeri Jiran tersebut :

Gua Batu (Batu Caves)

photo by en.wikipedia.org

Sekitar 13 km di utara Kuala Lumpur terdapat sebuah atraksi wisata yang luar biasa, yaitu Gua Batu. Gua Batu adalah sebuah bukit bebatuan yang memiliki sejumlah gua yang dipercaya terbentuk sekitar 400 juta tahun silam. Gua Batu merupakan tempat ziarah umat Hindu terbesar yang terletak di luar India.

Terdapat tiga gua utama di tempat ini, yaitu gua Katedral atau gua Kuil, gua terbesar dengan langit-langit setinggi 100 meter. Untuk mencapai kuil ini, para wisatawan maupun peziarah harus menaiki 272 anak tangga yang curam. Di bawah gua Katedral terdapat gua Gelap yang dihuni sejumlah spesies hewan gua, termasuk laba-laba trapdoor yang langka. Gua ini hanya boleh dikunjungi pada waktu tertentu dengan didampingi oleh pemandu karena medannya yang cukup berat. Kemudian di dasar bukit terdapat gua Galeri Seni yang menyimpan banyak patung dan lukisan dinding bernafaskan Hindu.

Tepat di samping gua Katedral terdapat gua Ramayana yang isinya bercerita tentang kisah epik Rama. Di sana terdapat sebuah patung Hanuman, kera sakti pelayan setia Rama, setinggi 15 meter. Patung lain yang dapat ditemui adalah patung Dewa Muruga setinggi 42,7 meter yang berdiri megah di area depan Gua Batu. Patung tersebut dibuat karena Gua Batu adalah sebuah tempat ziarah Hindu yang didedikasikan kepada Dewa Muruga, sang Dewa Perang Hindu.

Selain sebagai tempat ziarah umat Hindu, Gua Batu juga merupakan pusat panjat tebing di Malaysia. Di area ini, para pecinta pajat tebing dapat menguji adrenalin mereka di lebih dari 160 rute panjat, dengan rute tertinggi 150 meter.

Genting Highlands

photo by en.wikipedia.org

Jika Indonesia memiliki kawasan Puncak di Jawa Barat, yang menjadi tujuan wisata penduduk di sekitar Jabodetabek untuk menikmati hawa sejuk, Malaysia memiliki Genting Highlands. Genting Highlands merupakan sebuah kawasan resor yang terletak di ketinggian 1.860 meter di atas permukaan laut, yang dapat dicapai dalam waktu 1 jam dari Kuala Lumpur.

Awalnya, di Genting Highlands dibangun sebuah hotel pada 1971. Seiring berjalannya waktu, sejumlah pengembangan dilakukan di tempat ini hingga kini Genting Highlands memiliki 6 hotel dan sebuah lapangan golf. Salah satu hotel yang populer adalah hotel First World yang masuk rekor dunia sebagai hotel terluas di dunia sejak 2006 karena memiliki lebih dari 6.000 kamar. Genting Highlands juga memiliki 3 taman hiburan dengan lebih dari 20 wahana andalan, di antaranya Flying Coaster, Genting Sky Venture, Haunted House, museum Ripley’s Believe It or Not!, Snow World, dan Space Shot.

Lebih dari itu, Genting Highlands juga menawarkan keriaan lain yang tak kalah serunya. Para wisatawan dapat menikmati pemandangan dari udara dengan menaiki gondola dari Genting Skyway, yang terletak di Kuala Kubu Bharu, wilayah Genting bagian Selangor. Layanan ini dapat dinikmati pada pagi, siang, hingga malam hari. Sebuah kuil dan sejumlah perkebunan juga dapat dinikmati di kawasan yang bertemperatur maksimal 25°C ini.

Taman Laut Tunku Abdul Rahman

photo by travel-library.com

Taman Laut Tunku Abdul Rahman merupakan salah satu destinasi wisata bahari terpopuler di Malaysia. Letaknya sekitar 20 menit dari Kota Kinabalu, ibukota Sabah, jika ditempuh dengan perahu cepat (speedboat). Taman laut ini terdiri atas 5 pulau dengan luas gabungan sekitar 4.900 hektar, di mana dua pertiganya adalah perairan di sekitarnya.

Pulau terbesar di sana adalah pulau Gaya, dengan luas sekitar 15 km2 dan diselimuti oleh hutan tropis nan rimbun serta dikelilingi oleh batu-batu karang yang indah. Sayangnya, di sana terdapat sebuah desa yang dihuni oleh imigran gelap asal Filipina dan tingkat kriminalitasnya cukup tinggi sehingga pemerintah Malaysia melarang wisatawan untuk berkunjung ke pulau ini. Pulau kedua terbesar sekaligus pulau dengan fasilitas terlengkap adalah pulau Manukan. Di sana terdapat pondok penginapan, clubhouse, sejumlah rumah makan, kolam renang, lapangan voli, lapangan sepak bola, lapangan sepak takraw, dan diving center. Tiga pulau lainnya, yaitu pulau Mamutik (terkecil), pulau Sapi, dan pulau Sulug (terjauh dari Kota Kinabalu) juga ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam sambil berenang, menyelam, snorkeling, hiking, atau sekedar piknik di tepi pantai.

Taman Laut Tunku Abdul Rahman juga memiliki biota laut yang unik, seperti ikan kalajengking, pari bintik biru, sotong, udang mantis, penyu hijau, dan penyu sisik. Perairan di sekitarnya termasuk dangkal dan dihiasi oleh taman karang nan indah.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi Raptim Tours & Travel di nomor telepon atau alamat yang tercantum di website ini.

Beri komentar:

Email anda tidak akan ditampilkan. Kotak dengan tanda (*) wajib diisi

*


6 − = three