TRADISI PERAYAAN NATAL – BAGIAN 2

Natal adalah hari raya terpopuler di dunia karena dirayakan dengan meriah setiap tahunnya di hampir seantero muka bumi. Di sebagian besar negara di dunia, Natal semakin meriah karena masuk dalam rangkaian libur akhir tahun atau libur musim dingin. Di beberapa negara, perayaan Natal tidak terlepas dari pohon Natal dan kado. Berikut ini adalah artikel singkat tentang tradisi perayaan Natal di sejumlah negara :

India

Photo by cnn.com

Masyarakat Kristiani di India biasa menghias pohon pisang atau pohon mangga sebagai pohon Natal. Mereka juga menghiasi gereja-gereja dengan bunga poinsettia, bunga khas Natal berwarna merah yang juga populer di negara-negara lain. Sementara di India Selatan umat Kristiani biasa meletakkan lampu kecil yang terbuat dari keramik pada atap dan dinding rumah mereka dalam rangka menyambut perayaan kelahiran Yesus Kristus.

Rusia

Photo by wikihow.com

Meskipun perayaan Natal di Rusia telah digantikan oleh Festival Musim Dingin, di beberapa bagian negara tersebut masih ada tradisi Natal yang dijalankan oleh umat Kristiani. Ada yang berpuasa selama 39 hari hingga tanggal 6 Januari saat bintang pertama muncul di langit. Saat itulah diadakan makan malam dengan menghidangkan 12 jenis makanan, sebagai simbol penghargaan kepada 12 rasul.
Rusia juga memiliki Babushka, yaitu tokoh seperti Santa Klaus yang gemar membagikan hadiah kepada anak-anak. Menurut legenda setempat, Babushka adalah seorang nenek yang enggan pergi bersama tiga raja untuk mengunjungi bayi Yesus, namun kemudian menyesalinya. Ia pun membeli hadiah dan pergi mencari bayi Yesus namun tak pernah berhasil. Sejak itulah ia rajin mengunjungi rumah-rumah dan meninggalkan hadiah bagi anak-anak baik.

Brasil

Photo by passportacademy.com

Negara kecil di Amerika Selatan bekas wilayah koloni Portugal ini dihuni beragam etnik, sehingga memiliki cukup banyak tradisi Natal. Memajang diorama bayi Yesus di palungan adalah salah satunya. Diorama tersebut biasanya dipajang di gereja, rumah tinggal, bahkan toko. Beragam jenis bunga segar juga kerap dijadikan dekorasi Natal, sementara di kota-kota besar seperti Brasilia, Sao Paolo dan Rio de Janeiro biasanya dipajang pohon Natal raksasa nan gemerlap.
Para umat Katolik yang taat akan mengikuti misa malam Natal yang dinamakan Missa do Galo, yang berlangsung hingga pukul 1 dini hari. Pada hari Natal mereka akan mengikuti misa lagi menjelang sore hari.
Tari-tarian, nyanyi-nyanyian dan pesta kembang api merupakan bagian dari perayaan Natal yang berlangsung di Brasil hingga 6 Januari, yaitu hari perayaan Tiga Raja.

Beri komentar:

Email anda tidak akan ditampilkan. Kotak dengan tanda (*) wajib diisi

*


+ one = 7