MUSEUM MILITER TERBAIK DI DUNIA – BAGIAN 2

Setiap negara, besar atau kecil, sudah tentu memiliki pasukan militer guna menjaga keamanan dan perdamaian di tanah air mereka, terutama dari invasi bangsa lain. Serba-serbi tentang militer, meskipun terkesan “seram” karena kerap dikaitkan dengan perang, memiliki daya tarik tersendiri. Militer juga tidak dapat dipungkiri telah mengambil bagian dari sejarah dunia. Berikut ini adalah 2 dari 5 museum militer terbaik dunia versi Fox News (3 museum telah diceritakan dalam artikel sebelumnya.

 

4. The National Museum of the Air Force (Museum Angkatan Udara Nasional)

Photo by wikipedia.org

Museum tertua dan terbesar di dunia yang didedikasikan bagi penerbangan militer ini berlokasi di Dayton, negara bagian Ohio, Amerika Serikat.  Karena terletak di pangkalan udara, bentuk bangunan museum ini dibuat mirip dengan hanggar. Dengan koleksi lebih dari 360 jenis pesawat terbang dan rudal, museum ini sangat menarik minat wisatawan dengan jumlah kunjungan lebih dari 1 juta orang setiap tahunnya.

Pengumpulan pesawat terbang sebagai koleksi telah dimulai pada tahun 1923 dan tetap menjadi koleksi pribadi Angkatan Udara hingga tahun 1954 saat museum dibuka untuk publik. Di antara koleksinya terdapat bekas pesawat kepresidenan yang pernah digunakan oleh Franklin D Roosevelt, Harry Truman, dan Dwight Eisenhower. Sementara koleksi yang agak “seram” di antaranya adalah F-117, B-2 stealth bomber, dan B-29 superfortress yang menjatuhkan bom atom di atas kota Nagasaki pada PD II.

 

5. Bundeswehr Military History Museum (Museum Sejarah Militer Bundeswehr)

Photo by wikimedia.org

Jika Anda tertarik dengan kapal selam, museum ini adalah tempat yang tepat untuk Anda kunjungi. Terletak di kota Dresden, Jerman, Bundeswehr memiliki atraksi utama berupa kapal selam Jerman yang diproduksi pada tahun 1850. Menempati bangunan tua, yaitu lebih dari 136 tahun, museum ini adalah milik Angkatan Bersenjata Jerman yang pertama kali dibuka untuk publik pada tahun 1897 dengan nama yang berbeda (museum Nazi, museum Soviet, dan museum Jerman Timur).

Setelah sempat ditutup beberapa kali, dan terakhir kalinya direnovasi selama sekitar 6 tahun, museum dengan wajah baru pun dibuka kembali pada Oktober 2011. Arsitektur yang sangat modern dan unik dengan area pamer seluas 20.000 m2 (dalam dan luar) memberikan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, serta mengubah pandangan masyarakat tentang perang. Selain aspek kemanusiaan dari perang, museum ini juga memamerkan evolusi teknologi militer Jerman.

 

Beri komentar:

Email anda tidak akan ditampilkan. Kotak dengan tanda (*) wajib diisi

*


seven × = 56