SURABAYA

Surabaya, ibukota provinsi Jawa Timur, sekaligus merupakan kota terbesar ke-2 di Indonesia setelah Jakarta dalam hal jumlah penduduk. Kota ini memegang peran penting dalam pertumbuhan bisnis dan ekonomi tanah air. Terletak di tepi pantai utara Jawa Timur, berbatasan dengan selat Madura, menjadikan suhu udara di kota berjulukan Kota Pahlawan ini tinggi dan cenderung kering.

Surabaya dijuluki Kota Pahlawan karena terjadinya pertempuran rakyat Surabaya melawan tentara Belanda pada masa perjuangan menuju kemerdekaan RI.  Beberapa pahlawan asal Surabaya yang namanya diabadikan sebagai nama jalan antara lain HOS Tjokroaminoto, MT Haryono, dan KH Mas Mansur. Untuk mencapai kota Surabaya, warga dari luar kota dapat memanfaatkan pesawat terbang dengan tujuan bandara internasional Juanda, atau kereta api dengan tujuan stasiun Pasar Turi, stasiun Gubeng stasiun Wonokromo, dan stasiun Surabaya Kota, atau kapal laut dengan tujuan pelabuhan Tanjung Perak atau pelabuhan Ujung.

Wisata Sejarah

House of Sampoerna


Photo by  indonesiatravelguides.com

House of Sampoerna (Rumah Sampoerna) memang ada hubungannya dengan salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia. Menempati sebuah gedung megah bergaya kolonial Belanda di kawasan Surabaya Lama, tempat ini sempat digunakan sebagai panti asuhan yang dikelola oleh Belanda sebelum akhirnya dibeli oleh Liem Seeng Tee, pendiri PT HM Sampoerna pada tahun 1932 untuk digunakan sebagai pabrik rokok pertama Sampoerna.  Hingga saat ini proses produksi masih dilakukan di gedung ini yaitu untuk merk Dji Sam Soe. Pada tahun 2003, seelah direnovasi, House of Sampoerna dibuka untuk umum.  Ruang utamanya dijadikan museum di mana tersimpan foto-foto, kliping, berbagai peralatan, sejumlah contoh tembakau, aneka merk rokok produksi Sampoerna, furnitur peninggalan keluarga besar Sampoerna, dan banyak lagi benda-benda bersejarah yang mengisahkan perjalanan PT HM Sampoerna di industri rokok.  Selain itu juga terdapat kafe, kios merchandise, dan galeri seni.  Lokasi : Taman Sampoerna 6.

Wisata Budaya

Masjid Cheng Ho

Photo by kemenag.go.id

Hal yang menjadikan masjid ini berbeda dari masjid-masjid lainnya, di samping namanya tentunya, adalah arsitektur dan ornamen-ornamennya.  Masjid Cheng Ho dibangun dengan gaya oriental kental sebagai lambang akulturasi budaya Cina, Jawa, dan Islam.  Tidak hanya bentuk bangunannya, namun warna warni yang digunakan juga melambangkan akulturasi tersebut, yaitu merah, kuning, dan hijau. Cheng Ho diambil dari nama seorang laksamana asal Tiongkok yang datang ke tanah Jawa dan menjadi seorang muslim. Pagoda, naga, singa, dan huruf Arab menghiasi masjid yang cantik ini.  Lokasi : jl. Gading No. 2.

Rumah Batik

Photo by : tobarent.com

Batik, warisan budaya yang telah menjadi ciri khas Indonesia, adalah sesuatu yang sangat melekat pada bangsa kita. Apalagi batik kini makin dikenal dan dinikmati secara global. Sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia, Surabaya juga turut melestarikan batik.  Rumah Batik adalah sebuah tempat di mana para pengunjung dapat melihat aneka ragam batik dari 16 kabupaten di Jawa Timur, yaitu Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Pasuruan, Sumenep, Pamekasan, Bangkalan, Sampang, Tuban, Malang, Jombang, Kediri, Pacitan, Banyuwangi, Jember, dan Tulungagung. Setidaknya terdapat 2.000 lembar batik dengan aneka corak yang dikoleksi oleh Rumah Batik.  Lokasi :  jl.Tambak Dukuh I No. 4.

Wisata Kuliner

Rujak Cingur

Photo by : foodspotting.com

Cingur dalam bahasa Jawa berarti hidung.  Rujak cingur, salah satu kuliner khas Jawa Timur yang populer, adalah rujak yang terdiri dari buah-buahan, kangkung rebus, tempe goreng, lontong, serta irisan hidung kerbau yang kenyal, lalu disiram bumbu campuran petis, gula merah, cabai dan udang. Rekomendasi : Rujak Cingur Ny. Giok Tjoe di jl. Ahmad Jais No. 40.

Tahu Campur


Photo by : food.detik.com

Makanan yang satu ini adalah campuran tahu goreng dengan perkedel, toge, singkong, selada air, mie kuning, dan kerupuk udang yang diberi kuah sop daging dan bumbu petis. Jika mau, pembeli dapat menambahkan lontong dan kikil.  Rekomendasi :  Tahu Campur Kalasan H. Abdul Mahfud, di jl. Kalasan No. 22.

Oleh-Oleh

1. Sambal Bu Rudy

Photo by : indogroupon.com

Tersedia dalam beberapa pilihan, antara lain sambal bawang, sambal ikan peda, dan sambal terasi.

2. Bandeng asap

Photo by : bandeng-eastjava.com

3. Kerupuk udang Ny. Siok

Photo by : belikrupuk.com

Beri komentar:

Email anda tidak akan ditampilkan. Kotak dengan tanda (*) wajib diisi

*


+ eight = 11