MEDAN

Ibukota provinsi Sumatera Utara ini adalah sebuah kota heterogen, dalam arti dihuni oleh warga dari beragam etnis, antara lain Batak, Jawa, Melayu, Tionghoa, dan India. Medan merupakan kota metropolitan terbesar di luar pulau Jawa, selain kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya. Mayoritas penduduknya berprofesi sebagai pedagang.

Medan memiliki banyak destinasi wisata menarik, baik di dalam kota Medan sendiri mau pun di sekitarnya, seperti di Berastagi dan Danau Toba. Selain lewat jalur darat, warga dari luar Medan dapat mengunjungi kota ini melalui jalur laut dengan tujuan pelabuhan Belawan atau jalur udara dengan tujuan Bandar Udara Internasional Kuala Namu.

 

Wisata Sejarah

Rumah Tjong A Fie

Tjong A Fie adalah seorang pengusaha asal China yang sukses turut membangun Sumatera Utara. Setelah hijrah dari tanah kelahirannya ke Medan, beliau mendedikasikan hidupnya untuk membangun berbagai sarana umum dan menolong kaum tak mampu tanpa memandang etnis dan agama. Rumah Tjong A Fie, atau dikenal juga dengan Tjong A Fie Mansion adalah rumah peninggalan tokoh ini yang kini menjadi bangunan cagar budaya nasional. Rumah seluas 6.000m2 dan berumur lebih dari satu abad ini terbuka untuk publik yang ingin mengetahui perjalanan hidup Tjong A Fie sekaligus menikmati arsitektur bergaya Tionghoa, Eropa, Melayu dan art-deco. Lokasi : Jl. A. Yani. No. 97 – 90.

(Photo by : warisanindonesia.com)

 

Wisata Budaya

Istana Maimun

Salah satu bukti keragaman etnis di tanah Batak ini adalah peninggalan Kerajaan Deli yang terkenal.  Didirikan oleh Sultan Maimun Al Rasyid Perkasa Alamsyah pada 1888 dan diresmikan pada 1891, Istana Maimun didominasi oleh warna kuning khas Melayu. Luasnya lebih dari 2.700m2, memiliki 30 ruangan yang tersebar di dua lantai dan tiga bagian istana, yaitu bangunan utama, sayap kiri, dan sayap kanan. Gaya arsitekturnya dipengaruhi oleh budaya Melayu, Eropa, dan India. Istana Maimun tercatat sebagai salah satu istana terindah di Indonesia. Lokasi : Jl. Brigjen Katamso.

(Photo by : skyscanner.co.id)

 

Graha Santa Maria Annai Velangkanni

Bangunan yang merupakan pusat ziarah Katolik yang dibangun oleh Keuskupan Agung Indonesia ini sangat unik karena berbentuk seperti kuil Hindu. Terdiri dari 3 lantai : lantai dasar berfungsi sebagai aula, lantai satu berfungsi sebagai tempat ibadah dengan 14 jendela pada balkonnya yang masing-masing menyimpan kisah penderitaan jalan salib Yesus, dan lantai dua tempat berdiri patung Annai Velangkanni dan puteranya setinggi 2 meter yang dibawa langsung dari India. Graha Santa Maria Annai Velangkanni memang dibangun dalam rangka devosi kepada Bunda Maria yang pernah menampakkan diri di Velangkanni, Tamil Nadu, India pada abad ke-17. Lokasi :  Jl. Sakura III No. 7-10, Tanjung.

(Photo by : yukpiknik.com)

 

Wisata Kuliner

Soto Udang

Dari namanya sudah jelas bahwa soto ini berisi udang. Ya, udang segar diberi kuah santan campur kaldu udang ditambah rempah-rempah membuat kuliner khas Medan ini sangat nikmat di lidah. Dilengkapi dengan perkedel kentang, bawang goreng, dan emping. Rekomendasi : Soto Udang Kesawan, Jl. A. Yani No. 116.

(Photo by : resepmasakita.com)

 

 

Bihun Bebek Asie (Kumango)

Konon yang membuat bihun bebek Asie ini istimewa adalah kaldu bebeknya yang kental  dan suwiran daging bebeknya yang lembut. Sang penjual pun termasuk royal dalam menyuguhkan daging bebeknya yang hingga menggunung dalam mangkuk.  Alamat : Jl. Kumango No. 15.

(Photo by : kulinermedan.com)

 

 

 

Durian Medan

Jika Anda penggemar buah durian dan ingin menikmati buah eksotis ini diluar musimnya,  Kedai Durian Ucok  di Jl. Iskandar Muda adalah tempat paling tepat untuk dikunjungi.

(Photo by : makanmana.net)

 

 

 

 

Oleh-Oleh

Bolu Meranti

Tersedia dalam beragam varian rasa, antara lain keju, coklat, kacang, nanas, strawberry,  mocca, ayam, dan abon.

(Photo by : ritualmakan.blogspot.com)

 


 

 

Sirup Markisa

Sebenarnya sirup ini adalah produk asli Berastagi, yaitu tempat wisata berudara sejuk sekitar  70km dari kota Medan yang juga merupakan tempat penghasil buah-buahan. Namun kini banyak toko oleh-oleh di kota Medan yang menjualnya.

(Photo by : sesa.en.ec21.com)

 

 

 

 

 

 

Kopi Sidikalang

Disebut-sebut sebagai rajanya kopi Sumatera, kopi Sidikalang memiliki kandungan kafein yang tinggi. Tersedia dalam bentuk biji kopi dan bubuk.

(Photo by : produkgalleryprovinsi.blogspot.com)

 

 

 

 

 

 

 

Kain Ulos

Berupa selendang panjang dan lebar yang biasa digunakan dalam acara tradisi Sumatera Barat seperti pernikahan, pemakaman, penyambutan tamu, dan lain-lain. Umumnya kain ulos berwarna hitam dan merah.

(Photo by : indonesia.travel)




 

 

Beri komentar:

Email anda tidak akan ditampilkan. Kotak dengan tanda (*) wajib diisi

*


seven × 7 =