MANADO

Manado, atau lebih dikenal dengan Menado, adalah salah satu kota terpopuler di pulau Sulawesi yang juga merupakan ibukota provinsi Sulawesi Utara. Penduduk mayoritasnya adalah suku Minahasa, sementara minoritas adalah suku Sangir, Talaud, Mongondow, Gorontalo, Babontehu, Siau, Borgo, Arab,Tionghoa, dan banyak lagi. Suku asli Minahasa sendiri tampak sangat mirip dengan suku Tionghoa sehingga tidak jarang orang Manado yang berada di luar Sulawesi disangka sebagai orang Tionghoa.

Kota yang terletak di tepi Teluk Manado dengan ekowisata sebagai atraksi andalannya ini memiliki bandar udara internasional Sam Ratulangi yang menghubungkan kota Manado dengan Jakarta, Surabaya, Makassar, Balikpapan, Singapura, Manila, Kuala Lumpur, dan Davao.

 

Wisata Sejarah

Museum Negeri Sulawesi Utara

Photo by museumku.wordpress.com

Museum ini menyimpan berbagai koleksi yang terkait dengan sejarah Sulawesi Utara, dari sejarah alamnya, manusianya, hingga budayanya. Lebih dari 2.800 koleksi dipamerkan di museum ini, terdiri atas 10 kategori, yaitu geologika, biologika, etnografika, arkeologika, historika, numismatika/heraldika, filologika, keramik, senirupa, dan teknologika. Benda-benda peninggalan pahlawan seperti Maria Walanda Maramis dan Kyai Mojo, miniatur rumah adat, pakaian adat, peralatan rumah tangga adalah sebagian dari koleksi museum ini. Lokasi : Jalan WR Supratman, Manado.

 

Wisata Budaya

Kuil Ban Hin Kiong

Photo by indonesia.tourism.com

Kuil berusia lebih dari 300 tahun yang terletak di Kampung Cina kota Manado ini adalah kuil yang dibangun pada masa dinasti Qing. Ban Hin Kiong dalam bahasa Indonesia berarti “istana suci yang memancarkan banyak kebahagiaan”. Di kuil umat Budha ini kerap diselenggarakan acara  tahunan seperti perayaan Tahun Baru Cina, Cap Go Meh, dan Toa Peh Kong. Seperti kuil Cina pada umumnya, kuil Ban Hin Kiong juga didominasi warna merah dan dihiasi berbagai ornamen menarik. Di lantai tiganya terdapat dua meriam antik berukuran sedang dan satu meriam berukuran kecil hadiah dari VOC.

 

Wisata Kuliner

Tinutuan

Photo by infokuberita.com

Lebih dikenal dengan sebutan Bubur Manado, yang terdiri dari bubur dicampur kangkung, ubi, jagung manis, daun kemangi, dan dilengkapi dengan ikan asin atau ikan asap serta sambal. Dapat ditemui di banyak rumah makan di Manado.

 

Nasi Jaha

Photo by food.detik.com

Terbuat dari beras ketan dan beras putih yang dicampur santan, jahe, dan lain-lain, kemudian dimasukan ke dalam bambu lalu dibakar. Setelah matang disuguhkan dengan ikan cakalang tumis. Dapat ditemui di banyak rumah makan di Manado.

 

Oleh-Oleh

Kain Pinawetengan

Photo by indonesiakaya.com

Kain khas Sulawesi Utara ini tersedia dalam beberapa pilihan, yaitu polyster, sifon, sutera, dan tenun yang tentunya berpengaruh terhadap harga.

 

Halua Kenari

Photo by indonesiakaya.com

Makanan ringan yang terbuat dari gula merah dicampur kenari.

 

Cakalang Fufu

Photo by en.tempo.co

Terbuat dari ikan cakalang yang dibumbui lalu diasap. Dapat bertahan hingga satu minggu.

 

Beri komentar:

Email anda tidak akan ditampilkan. Kotak dengan tanda (*) wajib diisi

*


four − 1 =