AMBON

Ibukota provinsi Maluku ini memang pantas disebut Ambon Manise yang berarti Ambon yang manis atau indah karena memiliki pesona alam dan budaya yang memikat. Tidak heran jika Ambon menjadi salah satu destinasi wisata terpopuler, selain sebagai salah satu kota besar utama dalam hal pertumbuhan ekonomi di wilayah Indonesia Timur. Selain etnis asli Maluku, kota Ambon juga dihuni oleh etnis Bugis, Makassar, Jawa, Papua, Minahasa, Buton, Flores, Timor, Tionghoa, peranakan Portugis – Ambon, peranakan Belanda – Ambon, dan banyak lagi.

Bandar udara internasional Pattimura dan pelabuhan laut Yos Sudarso turut menunjang perkembangan pembangunan kota Ambon.

 

Wisata Sejarah

Benteng Victoria

Photo by ambon.go.id

Benteng yang dibangun oleh bangsa Portugis pada tahun 1775 ini semula bernama benteng Kota Laha. Setelah diambil alih oleh Belanda, namanya diubah menjadi benteng Victoria dan berfungsi sebagai pusat pemerintahan kolonial, tempat mengatur strategi, dan tempat penyimpanan bahan makanan. Pada Desember 1817, pahlawan nasional asal Maluku, Patiimura digantung oleh Belanda tepat di depan benteng ini.  Hingga saat ini sebuah meriam besar dipajang di sana, sementara di sejumlah kamar di dalam benteng tersimpan patung-patung kayu, peta perkembangan kota Ambon dari abad 17 hingga 19, serta sejumlah lukisan koleksi para administrator Belanda. Lokasi : pusat kota Ambon.

 

Wisata Budaya

Museum Siwalima

Photo by id.wikipedia.org

Awalnya museum ini hanya menyimpan koleksi yang berkaitan dengan budaya suku asli Maluku, namun kemudian berkembang dan menambah koleksi yang berkaitan dengan kelautan. Terdapat dua bangunan utama di sana, yaitu bangunan yang memamerkan benda-benda seperti miniatur rumah adat, pakaian tradisional, peralatan rumah tangga, guci peninggalan Jepang, dan banyak lagi; serta bangunan yang memamerkan tiga kerangka ikan raksasa dan benda-benda yang menyimpan kisah tentang kehidupan laut masyarakat Maluku. Total koleksi dari museum ini mencapai lebih dari 5.600. Lokasi : kawasan Taman Makmur, kota Ambon.

 

Wisata Kuliner

Papeda

Photo by kota-ambon.blogspot.com

Salah satu makanan pokok penduduk Indonesia bagian timur ini terbuat dari tepung sagu. Warna dan teksturnya sangat mirip lem, rasanya tawar. Masyarakat Maluku biasa menikmatinya dengan ikan kuah kuning, yaitu ikan tongkol atau tenggiri yang dimasak dengan kunyit, santan, daun salam, daun kemangi, dan lain-lain. Rekomendasi :  RM Ratu Gurih di jalan. A. Yani, Ambon.

 

Kopi Sibu-Sibu

Photo by maluku.blogspot.com

Terbuat dari biji kopi Robusta yang dihaluskan dengan cara tradisional, kemudian dicampur bubuk cengkeh dan ditaburi kenari cincang. Rekomendasi : Kafe Sibu-Sibu di  jalan Said Parintah No.47A, Ambon.

 

Oleh-Oleh

Kerajinan kulit kerang

Photo by yppm-maluku.com

 

Minyak kayu putih

Photo by sinarbaru.com

 

Kue Bagea

Photo by iloveindonesianfood.blogspot.com

 

Sagu lempeng

Photo by flickr.com

 

Beri komentar:

Email anda tidak akan ditampilkan. Kotak dengan tanda (*) wajib diisi

*


four × = 24