ENDE

Kota terbesar di Flores ini terletak di pesisir selatan pulau tersebut. Kota ini sempat menjadi pusat pemerintahan, perdagangan, pendidikan, dan kegiatan politik selama beberapa dekade. Satu hal yang menjadikan kota Ende istimewa bagi bangsa Indonesia adalah kota ini menjadi saksi sejarah saat bung Karno diasingkan oleh pemerintah Hindia-Belanda pada tahun 1934 – 1938.  Di kota ini pulalah bung Karno mendapat inspirasi tentang Pancasila. Hingga saat ini warga Ende masih melakukan parade kebangsaan untuk peringatan hari kelahiran Pancasila setiap tahunnya.

Untuk mencapai kota Ende, wisatawan dapat memilih penerbangan menuju bandar udara H. Hasan Aroeboesman atau memilih moda transportasi laut menuju pelabuhan Bung Karno.

 

Wisata Sejarah

 

Rumah Pengasingan Bung Karno

Photo by m.kidnesia.com

Di rumah ini bung Karno pernah diasingkan oleh pemerintah Hindia-Belanda sebagai tahanan politik. Beliau menetap di sana bersama keluarganya selama empat tahun, yaitu tahun 1934 hingga 1938 sebelum kemudian dipindahkan ke Bengkulu.  Setelah diangkat menjadi presiden RI, bung Karno berkunjung ke rumah tersebut pada tahun 1951 dan meminta kepada Abdullah Ambuwaru agar rumah tersebut dijadikan museum. Pada Mei 1954 presiden Soekarno meresmikan rumah tersebut sebagai Situs Bung Karno. Rumah Pengasingan Bung Karno telah mengalami renovasi total tanpa mengubah bangunan lama dan diresmikan kembali oleh wakil presiden Boediono pada 1 Juni 2013. Lokasi :  jalan Perwira, Ende.

 

Wisata Budaya

 

Kampung Adat Wologai

Photo by kompasiana.com

Terletak sekitar 40km arah timur kota Ende, tepatnya di desa Wologai Tengah, dekat Taman Nasional Kelimutu, kampung adat Wologai tidak hanya menampilkan rumah adat khas suku Lio yang masih terjaga namun juga sejumlah atraksi budaya di pentas yang bersahaja. Di kampung adat Wologai, wisatawan dapat menyaksikan bagaimana warga kampung masih mempertahankan tradisi yang relijius serta magis. Keberadaan altar batu dan rumah tempat penyimpanan sejumlah benda pusaka membuat kampung adat ini semakin atraktif.

 

Wisata Kuliner

 

Ikan tongkol asap kuah santan

Photo by travelmatekamu.com

Ikan tongkol yang diasap dengan menggunakan kayu bakar atau sabut kelapa bakar, diberi kuah santan yang dicampur dengan rempah-rempah khas Ende. Rekomendasi : RM Pangan Lokal di jalan Melati, Ende.

 

Nasi kacang merah

Photo by travelmatekamu.com

Berupa beras yang dimasak bersama kacang merah sehingga warna nasinya menjadi kemerahan. Biasanya disantap dengan semur daging dan tumis sayuran. Rekomendasi : RM Khalilah di jalan Ahmad Yani, Ende (dikenal juga sebagai Simpang Lima Ende).

 

Oleh-Oleh

Photo by daonlontar.blogspot.com

 

Photo by ultimoparadiso.com

 

 

Beri komentar:

Email anda tidak akan ditampilkan. Kotak dengan tanda (*) wajib diisi

*


6 + three =