Afrika Selatan, Si Hitam Nan Berkilau

Afrika Selatan, sebuah republik yang terletak di benua Afrika bagian selatan ini merupakan salah satu negara yang ramai dikunjungi oleh turis mancanegara dan berpenduduk kulit putih terbanyak di benua Afrika. Dikelilingi oleh samudera Atlantik dan samudera Hindia, negara penghasil berlian, emas, dan platinum terbesar di dunia ini memiliki pesona alam dan budaya yang tak kalah dari negara-negara lain. Berikut ini adalah tiga destinasi wisata terpopuler di Afrika Selatan :

Cape of Good Hope

photo by travel.nationalgeographic.com

Dalam bahasa Indonesia, Cape of Good Hope kerap disebut dengan nama Tanjung Harapan. Namun perlu diingat bahwa Malaysia juga memiliki tempat wisata bernama Tanjung Harapan. Cape of Good Hope adalah daratan bebatuan yang terletak di pantai samudera Atlantik di Cape Peninsula, merupakan salah satu atraksi wisata yang dimiliki oleh Cape Town, ibukota Afrika Selatan.

Cape of Good Hope merupakan bagian dari sejarah perdagangan di mana penjelajah asal Portugis, Bartolomeu Dias, pertama kali mencapai tempat ini dan memulai hubungan dagang dengan negara-negara Timur Jauh melalui tempat ini. Cape of Good Hope kemudian menjadi titik penting bagi para pelaut yang mengarungi samudera Atlantik Selatan selama bertahun-tahun.

Saat ini, Cape of Good Hope telah menjadi bagian dari taman nasional Table Mountain. Wilayahnya yang terdiri atas bebatuan, pantai, hingga laut lepas merupakan rumah bagi sekitar 250 spesies burung, termasuk penguin Afrika, beberapa jenis antelop, zebra gunung, rusa putih, dan babon. Di bulan-bulan tertentu, paus bungkuk, paus bryde, paus balin, dan paus pembunuh tampak di perairan sekitar Cape of Good Hope. Selain itu, Cape of Good Hope juga cukup kaya akan flora. Terdapat sekurangnya 1.100 spesies tumbuhan asli Afrika di sana, yang beberapa di antaranya termasuk tumbuhan langka.

Cape of Good Hope, tempat legenda kapal hantu The Flying Dutchman berasal, sangat pas bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam dan suasana laut nan tenang sambil melakukan hiking.

Garden Route

photo by come-to-africa.com

Garden Route merupakan sebuah wilayah yang berada sekitar 200 km dari kota George. Di wilayah ini terdapat taman nasional Garden Route. Berpredikat sebagai tempat terindah di Afrika Selatan, Garde Route kerap menjadi inspirasi bagi para penulis dan seniman, serta destinasi wisata utama bagi pelancong manca negara.

Keindahan alam hijau Afrika yang spektakuler dapat dinikmati di tempat ini. Membentang dari Heidelberg hingga sungai Storms, Garden Route menyuguhkan pemandangan luar biasa yang terdiri dari danau, pegunungan, hutan, sungai, hingga pantai. Pelbagai aktivitas dapat dilakukan di tempat ini, seperti memancing, mendayung, berenang, menyelam, hiking, hingga bungee jumping.

Salah satu atraksi yang wajib dikunjungi saat berada di Garden Route adalah serangkaian gua Cango yang terbentuk dari batu gamping yang terletak di luar kota Oudtshoorn, bagian dari wilayah Garden Route. Kota Oudtshoorn sendiri adalah kota penghasil bulu burung unta pada akhir tahun 1800an hingga awal 1900an, yang juga wajib dikunjungi. Di sana masih terdapat bekas istana bulu burung unta, dan masih terdapat peternakan burung unta. Wisatawan dapat melihat proses pengolahan daging, bulu, serta kulit burung unta, bahkan bisa menunggangi burung unta jika tertarik untuk mencoba.

Johannesburg

photo by citiesinworld.com

Kota terbesar di Afrika Selatan ini memang sekilas tampak tak jauh berbeda dengan kota-kota lainnya di dunia. Namun yang membuatnya unik adalah Johannesburg merupakan hutan buatan manusia terbesar di dunia, karena memiliki lebih dari 10 juta pohon di dalam areanya. Pepohonan tersebut mulai ditanam pada akhir abad 19.

Sebagai kota terbesar di Afrika Selatan, Johannesburg, biasa juga disebut Joburg, merupakan kota termodern dan termakmur di negara tersebut, berkat andilnya sebagai titik penghubung perdagangan, industri, keuangan, dan pertambangan di Afrika Selatan. Selain itu, Johannesburg juga merupakan titik transit bagi penerbangan internasional dari luar Afrika Selatan.

Gedung-gedung perkantoran yang tinggi, sejumlah museum, galeri seni, taman hiburan, gedung pertunjukan, pusat perbelanjaan, kebun binatang, hingga restoran dan bar membuat Johannesburg begitu hidup. Terpopuler di kalangan turis mancanegara adalah museum Afrika yang bercerita tentang sejarah kota Johannesburg; Golden Reef City, taman hiburan yang bertemakan kehidupan pertambangan pada abad 19; Johannesburg Art Gallery yang memamerkan koleksi lukisan Afrika Selatan dan Eropa; Sandton City, bagi mereka yang gemar berbelanja; serta Rosebank Flea Market yang menawarkan barang-barang kerajinan khas Afrika.

Sekitar 25 km di barat laut Johannesburg, terdapat situs Sterkfontein, yaitu tempat ditemukannya fosil Australopithecus Africanus. Tempat ini telah terdaftar sebagai situs warisan dunia UNESCO.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi Raptim Tours & Travel di nomor telepon atau alamat yang tercantum di website ini.

Beri komentar:

Email anda tidak akan ditampilkan. Kotak dengan tanda (*) wajib diisi

*