Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/k2441444/public_html/wp-content/plugins/nextgen-gallery/products/photocrati_nextgen/modules/fs/package.module.fs.php on line 263

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/k2441444/public_html/wp-content/plugins/nextgen-gallery/products/photocrati_nextgen/modules/fs/package.module.fs.php on line 263

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/k2441444/public_html/wp-content/plugins/nextgen-gallery/products/photocrati_nextgen/modules/fs/package.module.fs.php on line 263

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/k2441444/public_html/wp-content/plugins/nextgen-gallery/products/photocrati_nextgen/modules/fs/package.module.fs.php on line 263

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/k2441444/public_html/wp-content/plugins/nextgen-gallery/products/photocrati_nextgen/modules/fs/package.module.fs.php on line 263

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/k2441444/public_html/wp-content/plugins/nextgen-gallery/products/photocrati_nextgen/modules/fs/package.module.fs.php on line 263

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/k2441444/public_html/wp-content/plugins/nextgen-gallery/products/photocrati_nextgen/modules/fs/package.module.fs.php on line 263

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/k2441444/public_html/wp-content/plugins/nextgen-gallery/products/photocrati_nextgen/modules/fs/package.module.fs.php on line 263

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/k2441444/public_html/wp-content/plugins/nextgen-gallery/products/photocrati_nextgen/modules/fs/package.module.fs.php on line 263

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/k2441444/public_html/wp-content/plugins/nextgen-gallery/products/photocrati_nextgen/modules/fs/package.module.fs.php on line 263

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/k2441444/public_html/wp-content/plugins/nextgen-gallery/products/photocrati_nextgen/modules/fs/package.module.fs.php on line 263

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/k2441444/public_html/wp-content/plugins/nextgen-gallery/products/photocrati_nextgen/modules/fs/package.module.fs.php on line 263

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/k2441444/public_html/wp-content/plugins/nextgen-gallery/products/photocrati_nextgen/modules/fs/package.module.fs.php on line 263

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/k2441444/public_html/wp-content/plugins/nextgen-gallery/products/photocrati_nextgen/modules/fs/package.module.fs.php on line 263

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/k2441444/public_html/wp-content/plugins/nextgen-gallery/products/photocrati_nextgen/modules/fs/package.module.fs.php on line 263
Pesona Alam Lombok | Tour Wisata & Ziarah – Seluruh Indonesia sampai ke Holyland Israel | Raptim Indonesia Tours & Travels


Warning: Use of undefined constant php - assumed 'php' (this will throw an Error in a future version of PHP) in /home/k2441444/public_html/wp-content/themes/raptimtheme/single.php on line 15
Pesona Alam Lombok

Lombok adalah sebuah pulau yang sangat populer yang masuk dalam provinsi Nusa Tenggara Barat. Pulau ini diapit oleh pulau Bali dan pulau Sumbawa, serta selat Lombok dan selat Alas. Berpenduduk asli suku Sasak, pulau Lombok mirip dengan pulau Bali yang nuansa tradisional dan adatnya sangat kental sehingga tidak mengherankan jika Lombok menjadi destinasi wisata pilihan wisatawan domestik maupun mancanegara. Di Lombok, wisatawan dapat menikmati gunung, hutan, pantai, serta desa yang begitu mengesankan. Berikut ini adalah tiga destinasi wisata unggulan pulau Lombok :

Gili Trawangan

photo by encyclonesia.com

Ketika kita bicara tentang Lombok, pantai tidak mungkin luput. Pantai Senggigi dan pantai Kuta adalah dua pantai terpopuler di Lombok. Namun bagi wisatawan yang ingin mengalami momen yang lebih berkesan di pantai, maka berkunjung ke Gili Trawangan adalah pilihan yang paling tepat.

Gili Trawangan adalah satu dari tiga pulau di tengah laut – selain Gili Air dan Gili Meno. Perairan di sekitarnya bak kristal, pantainya putih bebas dari sampah, juga terumbu karangnya dihuni beragam ikan hias nan cantik. Dibutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk mencapai Gili Trawangan dari pelabuhan Bangsal. Gili Trawangan merupakan pulau terbesar di antara tiga pulau mungil tersebut, dengan panjang sekitar 3 km dan lebar sekitar 2 km. Setiap musim liburan diadakan pesta meriah dengan iringan musik hampir sepanjang malam di pulau ini. Sangat pas bagi wisatawan yang enerjik dan berjiwa muda. Berbagai fasilitas seperti penginapan, kafe, restoran, tempat ibadah, hingga penyewaan sepeda dan kereta kuda khas Lombok, cidomo, tersedia di sana. Wisatawan juga dapat melakukan olah raga air seperti berenang, snorkeling, menyelam, selancar air dan mendayung.

Letak Gili Trawangan, beserta dua gili lainnya, sangat menguntungkan bagi para penikmat indahnya pemandangan sunrise dan sunset. Sementara sunrise tampak dengan latar gunung Rinjani, sunset terlihat dengan latar gunung Batur. Sangat menggoda, bukan?

Desa Rembitan

photo by lombok.panduanwisata.com

Berlibur di Lombok belum sempurna jika Anda belum berkunjung ke desa tradisional setempat. Desa Rembitan, tepatnya dusun Sade yang terletak sekitar 30 km dari kota Mataram, adalah salah satu desa tradisional yang paling terkenal. Lokasinya yang mudah dijangkau karena berada tidak jauh dari jalan raya dan banyak dilalui wisatawan yang hendak menuju atau pulang dari selatan pulau Lombok membuat desa ini sering disinggahi.

Penduduk dusun Sade adalah suku Sasak beragama Islam. Mereka tinggal di rumah adat yang terbuat dari bambu dan alang-alang atau jerami. Pintunya terbuat dari kayu berbentuk oval dan berukuran mungil. Setiap rumah memiliki dua ruangan, yaitu ruang depan dan ruang belakang yang lebih tinggi. Suku Sasak masih menggunakan tungku untuk memasak. Tungku tersebut terbuat dari tanah dan menempel di lantai rumah. Jarak antara lantai dengan atap rumah yang cukup tinggi membuat kondisi di dalam rumah terasa adem. Warga di dusun Sade juga membangun lumbung padi yang di bagian bawahnya terdapat bale-bale.

Para lelaki dusun Sade mayoritas bekerja sebagai petani. Sementara kaum wanitanya mencari rejeki dengan menenun kain. Kain tenun ikat yang mereka hasilkan sangat khas dan cantik, menarik minat wisatawan domestik maupun internasional. Selain menikmati suasana pedesaan yang alami, wisatawan juga dapat menyaksikan pertujukan kesenian seperti tari Oncer, atraksi Peresehan – duel antara dua pria dengan menggunakan tongkat rotan sebagai senjata dan tameng dari kulit sapi, serta permainan gendang Beleg.

Hutan Monyet Pusuk

photo by travel.detik.com

Jika di Bali kita dapat menemukan Monkey Forest di Ubud atau Sangeh Monkey Forest di Badung, maka di Lombok kita dapat menemukan hutan sejenis bernama Hutan Monyet Pusuk. Hutan ini merupakan bagian dari kawasan hutan lindung Rinjani dan banyak disinggahi oleh para wisatawan yang hendak menuju air terjun Sindang Gile dan air terjun Tiu Kelep.

Memasuki kawasan Hutan Monyet Pusuk, Anda akan melewati jalan aspal yang berliku-liku di mana banyak kawanan monyet bercengkrama di sepanjang jalan tersebut. Hutan yang rimbun dan udara yang segar akan memberikan suasana damai dan tenang. Akan terasa lebih nikmat jika Anda turun dari kendaraan dan menyusuri hutan ini dengan berjalan kaki. Anda tidak perlu takut akan ratusan monyet di sana karena mereka sudah terbiasa dengan kehadiran manusia. Mereka tidak akan membahayakan selama Anda tidak mengganggu mereka. Namun tidak ada salahnya untuk tetap waspada dan menjaga barang bawaan Anda sepanjang waktu.

Pusuk sendiri berarti “puncak”. Hutan ini juga sangat cocok bagi Anda yang gemar melakukan trekking ringan sambil menikmati alam hijau nan sejuk. Jika letih, Anda dapat beristirahat sambil jajan di kedai yang tersedia di sana.

Untuk informasi mengenai wisata ke pulau Lombok, silakan menghubungi Raptim Tours & Travel di nomor telepon atau alamat yang tercantum di website ini.

Beri komentar:

Email anda tidak akan ditampilkan. Kotak dengan tanda (*) wajib diisi

*